Gégér Paseban ; basis trekking Puncak dan Sentul

Gégér Paseban adalah bumi perkemahan yang berada dibatas antara kampung terujung Paseban dengan hutan pegunungan bawah (sub montane forest) di kaki Gn Gedongan/Gedogan. Geger Paseban camping ground di desain untuk menfasilitasi kegiatan camping berbasis petualangan dan diperuntukan sebagai base camp pendakian puncak Kencana via datar Mayit  dan Puncak Karvak dari arah barat laut, serta basis trekking menuju beberapa lokasi dalam kawasan Paseban, Kawasan Pariwisata Puncak dan Sentul Bogor. 

Dalam padanan bahasa Sunda, Gégér Paseban merupakan frasa yang merujuk pada sebuah bukit yang berada pada sebagian hutan di kaki gunung Gedogan (dalam lembar Peta Rupa Bumi Indonesia Lembar 1209 – 142 CISARUA edisi : 1-1990 tertulis Gn. Gedongan). Gégér Paseban dimaknakan sebagai sebuah bentang alam yang berada dikaki gunung Gedogan/Gedongan yang menyerupai bukit dengan karakter tutupan hutan pegunungan bawah di ketinggian 1.278 mpdl untuk kepentingan pariwisata minat khusus.


Dalam padanan kata bahasa Sunda “Gégér” merupakan sebuah wilayah hutan dengan tutupan pepohonan (Canopy vegetasi) yang sangat rapat serta berada di sebuah kaki gunung yang menyerupai bukit, atau  suatu bukit yang letaknya berdampingan dengan sebuah gunung dan atau “Gégér” dapat dikatakan adalah sebuah bukit yang berada di kaki gunung. Dan tebingan-tebingan yang berada di sebuah geger itu disebut lamping”, sementara itu cekungan yang berada diantara dua lamping disebut lengkob”

Dan, Paseban berakar dari asal kata saba/sa-ba/ jw v; bepergian ke luar rumah; bersaba/ber-sa-ba/ kl v; bergaul; berkunjung; menyaba/me-nya-ba/ kl v; kerap kali mengunjungi / mendatangi. Pasabaan/pa-sa-ba-an/ sd n sunda yang artinya sebagai tempat yang kerap dikunjungi / didatangi. Pada versi lain Paseban berakar dari asal kata seba/se-ba/ sn; bakti, menghadap (raja); pa-se-ban /paséban/ jw n balai yang digunakan untuk menghadap (raja); balai penghadapan.

Paseban berada di wilayah pegunungan Gedogan, dengan 7 gunung yang mengitarinya yaitu gunung Garungsang (1.147 mdpl) dibarat laut, gunung Malang (1.392,9 mdpl) disebelah utara, gunung Pondok Walanda (1.506 mdpl) dan gunung Halimun (1.646,7 mdpl) yang berada ditimur laut dan gunung Kencana (1.796 mdpl versi lain 1803 mdpl) berada disebelah timur serta disebelah tenggaranya adalah gunung Luhur (1.727 mdpl) dan Gunung Gedogan itu sendiri memiliki puncak tertingginya 1688 mdpl.

Pengelolaan dan Pengembangan

Gégér Paseban saat ini dikembangkan oleh BUM Desa Megamendung Jaya sebagai bumi perkemahan berbasis petualangan dengan mengusung konsep Community Base Tourism (CBT) dimana peran masyarakat sebagai pelaku utama yang dilibatkan sejak pada perencanaan, pengembangan dan dalam pengelolaannya.

Dalam perencanaan dan pengembangan, BUM Desa Megamendung Jaya menggandeng para pihak yang memiliki sumberdaya untuk merealisasikan Geger Paseban menjadi salah satu destinasi unggulan dengan karakteristik camping adventure dalam kawasan Wisata Minat Khusus Paseban.

Daya dukung lingkungan berupa komplek air terjun dalam sub DAS Ciliwung, hutan pegunungan, Agro Forestry dan fasilitas wisata lainnya merupakan  faktor terpenting dalam mewujudkan Paseban sebagai kawasan Wisata Minat Khusus.

Sebagai base Paseban Trekking

Image -2 : Trekking routes

Geger Paseban merupakan base pendakian menuju puncak Kencana dari lerengan barat gunung Gedogan via Puncak Karvak. Beberapa jalur trekking terpusat (titik awal perjalanan) dari Geger Paseban seperti rute trekking Paseban – curug 7 Cilember, Paseban – Cisadon, Paseban – Rawa Gede  dan Paseban – Gunung pancar. Dalam kawasan Paseban terdapat rute untuk trekking keluarga, river trekking route, dan jelajah air terjun sungai pegunungan SUB Das Ciliwung.


Home » Blog » Gégér Paseban ; basis trekking Puncak dan Sentul